BULUKUMBA – Geliat pembaruan pendidikan kembali bergema. Pada Sabtu (1/8/2026), Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi Selatan resmi menggelar Pelatihan Program Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial (PM KKA) Siklus 1 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Pelatihan berskala provinsi ini secara khusus diikuti oleh berbagai komunitas belajar dari tiap daerah. Di Kabupaten Bulukumba, Ketua PKBM Nadya, Fatmawati, S.Pd., M.Pd., mendapat kepercayaan penuh untuk bertindak sebagai fasilitator guna memandu komunitas pendidikan non-formal setempat.
Berpusat di SMK TI Bulukumba, pada hari pertama pelaksanaan Siklus 1 ini Fatmawati membawakan materi krusial yang menjadi pondasi pembaruan pendidikan, yakni Inkuiri Kolaboratif dan Growth Mindset (Pola Pikir Berkembang). Materi ini dinilai sangat relevan untuk membekali para penggerak komunitas belajar dalam menciptakan suasana pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.
Melalui pendekatan Growth Mindset, Ibu Fatmawati, S.Pd., M.Pd mengajak para anggota komunitas belajar untuk merenungkan kembali strategi pendekatan terhadap anak didik, khususnya mereka yang berada di jalur pendidikan alternatif agar tidak mudah menyerah.
"Alhamdulillah, hari ini saya diberi amanah sebagai fasilitator pada Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan KKA bagi komunitas pendidikan Non Formal Kabupaten Bulukumba. Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memotivasi anak-anak putus sekolah agar kembali mengikuti pembelajaran," ungkap Fatmawati di sela-sela kegiatan.
Antusiasme dan semangat kolaborasi dari para peserta komunitas belajar sangat terasa sepanjang sesi. Para peserta tampak aktif berdiskusi dan merancang strategi pembelajaran bersama guna memecahkan tantangan riil di lapangan, terutama dalam merangkul kembali anak-anak putus sekolah demi masa depan yang lebih baik.
Pelaksanaan pelatihan serentak ini juga dikawal ketat demi memastikan kualitas pelaksanaannya. Di titik Bulukumba, Tim dari BBGTK Sulawesi Selatan bersama Kepala Bidang Ketenagaan, Bapak Bustang, hadir memantau langsung jalannya pelatihan.
"Terima kasih kepada Bapak Tim dari BBGTK dan Kepala Bidang Ketenagaan bapak Bustang atas kunjungannya. Semoga kolaborasi ini terus membawa manfaat bagi dunia pendidikan dan membuka lebih banyak harapan bagi anak-anak putus sekolah untuk kembali belajar," tambah Fatmawati.
Merujuk pada surat resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui BBGTK Provinsi Sulawesi Selatan tertanggal 31 Juli 2026, Pelatihan PM KKA Siklus 1 ini merupakan wujud nyata implementasi kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik secara merata. Melalui kolaborasi antar-komunitas belajar se-Sulawesi Selatan, kualitas pendidikan non-formal diharapkan dapat meloncat lebih jauh.





