Bulukumba – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nadya kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan nonformal yang berkualitas
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Satuan Pendidikan PKBM Nadya, Fatmawati, S.Pd., M.Pd., turut menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan program ini
Pelatihan intensif ini dirancang untuk membekali tenaga pendidik dengan keterampilan merancang RPP dan modul pembelajaran yang berfokus pada metodologi Deep Learning. Guna mencapai tujuan tersebut, PKBM Nadya menghadirkan sejumlah narasumber ahli dan praktisi pendidikan, antara lain:
Bustang, S.Pd. (Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bulukumba) yang membuka sesi dengan materi mengenai Kebijakan Peningkatan Mutu, Kompetensi, dan Profesionalisme Tutor Kesetaraan
. Haidir, S.Pd., M.Pd., Ph.D. (Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bulukumba) yang memaparkan Arah Kebijakan dan Strategi Penguatan Pendidikan Nonformal (PNF) Menuju Kelulusan Berkualitas
. Harly Umbo, S.Pd. (Fasilitator Pembelajaran Mendalam) yang mengupas tuntas Konsep Dasar dan Strategi Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di lingkungan PKBM
. Beliau juga akan memandu sesi praktik penyusunan Perangkat Pembelajaran Mendalam di Kelas Kesetaraan sekaligus merumuskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) . Andi Tenrimayasari, S.Kom. (Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Kab. Bulukumba) yang membawakan materi terkait Optimalisasi Sarana Prasarana dan Pemanfaatan Modul Pemberdayaan dalam Pembelajaran Kesetaraan
. Pahsyar, S.S., M.M. (Penilik Kecamatan Bulukumpa) yang memberikan penguatan mengenai Standardisasi Mutu Pembelajaran dan Peran Penilik dalam Supervisi Akademik Tutor
.
Antusiasme peserta terlihat sangat jelas selama kegiatan berlangsung. Salah seorang tutor PKBM Nadya, Ibu Ihwa Amanapipi, S.Kom., mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas terselenggaranya pelatihan ini. "Saya sangat berterima kasih kepada pihak PKBM Nadya yang telah memfasilitasi kegiatan yang luar biasa ini. Materi yang disampaikan sangat relevan dan membuka wawasan kami untuk lebih inovatif dalam merancang strategi pembelajaran bagi peserta didik kesetaraan ke depannya," ungkapnya.


